Tampilkan postingan dengan label ramadan 2022. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadan 2022. Tampilkan semua postingan
menyambut ramadan 2022






Kegembiraan Menyambut Ramadan 2022. Alhamdulillah tahun ini saya masih diberikan kesempatan bertemu lagi dengan bulan suci Ramadan 2022. Bulan yang pernuh berkah dan rahmat dari Allah SWT. 

Keutamaan Bulan Ramadan


Sabda Rasulullah SAW, 
"Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan ampunan; sebaik-baik bulan di sisi Allah; hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama, malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama, dan saat-saatnya adalah saat-saat yang paling utama"
" Sebuah bulan yang kalian telah diundang untuk menghadiri jamuan Allah, dan di bulan ini, kalian telah dijadikan orang-orang yang berhak mendapatkan karunia Allah. Nafas-nafas kalian di dalamnya adalah tasbih, tidur kalian adalah ibadah, setiap amalan kalian diterima, dan doa kalian dikabulkan."
" Maka, mohonlah kepada Allah, Tuhan kalian dengan niat yang jujur dan kalbu yang bersih agar Ia memberikan taufik kepada kalian untuk menjalankan puasa dan membaca al-Kitab-Nya"
" karena orang yang celaka adalah orang yang terhalangi dari ampunan Allah pada bulan yang agung ini, ingatlah dengan rasa lapar dan dahaga kalian pada bulan ini rasa lapar dan dahaga hari Kiamat, bersedekahlah kepada orang-orang fakir dan miskin kalian, hormatilah orang-orang yang lebih tua dari kalian, kasihanilah anak-anak kecil, sambunglah silaturahmi kalian, jagalah lidah kalian, jagalah mata kalian hingga tidak melihat apa yang dilarang, jagalah telinga kalian hingga tidak mendengarkan apa yang tidak diperbolehkan, berbelas-kasihlah kepada anak-anak yatim agar Allah berbelas-kasih kepada kalian, bertaubatlah kepada-Nya dari dosa-dosa kalian, angkatlah tangan kalian untuk berdoa di waktu-waktu shalat kalian,
" karena waktu-waktu itu adalah waktu yang paling utama; Allah akan melihat para hamba-Nya pada waktu itu dengan rahmat, menjawab mereka jika bermunajat kepada-Nya, memenuhi (panggilan) mereka jika memanggil-Nya, dan mengabulkan doa mereka jika memohon kepada-Nya."
"Wahai manusia, sesungguhnya diri kalian terikat oleh amal-amal kalian, maka bebaskanlah ia dengan istighfar kalian; dan pundak kalian dibebani oleh dosa-dosa, maka ringankanlah dosa-dosa itu dengan panjangnya sujud kalian. Dan ketahuilah bahwa Allah SWT telah bersumpah demi kemuliaan-Nya untuk tidak menyiksa orang-orang yang melakukan shalat dan bersujud, dan tidak menakut-nakuti mereka dengan api neraka ketika semua manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam."

Saya dan Kenangan Ramadan Tahun Lalu


Ada banyak penyesalan yang saya rasakan ketika mengingat bulan Ramadan, terlebih ramadan 2021lu. Karena ngebet pengen “MUNGGAHAN” tahun lalu saya tumbang, masuk IGD dan gak shaum selama bulan puasa 2021 kemarin.
Kok nyalahin munggahan sih? sebetulnya bukan karena munggahannya, tapi karena udah seminggu sebelumnya saya begadang karena ngerjain kerjaan, makan gak dijaga dan kurang istirahat. Ditambah stress? itu juga.
Munggahan menjadi momen dimana lelah dan letih tubuh saya berada pada puncaknya. Karena begadang berhari-hari terus munggahan di area terbuka di sore hari yang mana angin besar sekali, masuk angin menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Berawal dari situ sih, batu empedu saya kambuh dan sebulan kemudian mengalami migrasi batu empedu ke saluran empedu. Hingga akhirnya pada september tahun lalu, kantong empedu saya diangkat. So, i am a person who live without gallblader now.
Sudah mau setahun sejak pertama kali batu empedu saya kambuh di bulan april, awal ramadan tahun lalu. Hal ini selalu jadi momen yang paling bikin saya merinding. Karena sakit dan menyesal menjalani pola hidup yang sembrono dan gak bisa mengelola emosi dan stress dengan bijak.
Alhamdulillah Allah SWT masih ngasih saya kesempatan bertemu Ramadan tahun ini. Hal ini menjadi Kegembiraan Menyambut Ramadan 2022 yang paling saya syukuri. Maka kesempatan kali ini gak akan saya sia-siakan. Meski persiapannya terlambat, tapi saya udah komitmen ramadan tahun ini ingin fokus ibadah. Bulan ini adalah waktunya saya kembali pada Tuhan sepenuhnya dan bulan detox bagi tubuh dan pikiran saya. Lalu, apa nih yang akan saya lakukan selama bulan Ramadan 2022?

Rencana Kegiatan Ibadah Bulan Ramadan 2022


Shalat Tepat Waktu

Saya akui, shalat tepat waktu itu agak susah. Apalagi kalau kagok lagi beres-beres rumah, masak, nyuci, masih dijalan, dikejar deadline dan kagok-kagok yang lain. Idealnya emang sih begitu denger adzan, udah stop. Jangan ngapa - ngapain lagi, pause dulu terus shalat. Semoga ramadan kali ini bisa membangun kebiasaan baru shalat tepat waktu di bulan-bulan berikutnya.

Baca Al-qur’an satu ‘ain setelah sholat Fardhu

Gak muluk - muluk pengen Khatam sih, karena terlalu berat bagi saya. Ramadan kali ini saya ingin membangkitkan kembali kebiasaan lama yang telah hilang, yaitu membaca Al-Qur;an minimal satu ‘ain.

Tahajud Gak Putus

Salah satu kebiasaan baik yang ingin saya bangkitkan lagi di bulan Ramadan kali ini adalah tahajud. Meski saya kerap bergadang, tapi yang namanya tahajud tentu saya rajin, rajin bolos! MasyaAllah kan? aduh gusti. semoga setelah ramadan saya masih melanjutkan tahajud.

Ngerjain amalan harian ramadan ( amalan do’a dan surat- surat )

Setiap tanggal di bulan ramadan memilki amalan do’a dan bacaan surat yang berbeda. Sama seperti Do’a Sayyidinah Ftaimah Az - zahra yang berbeda di setiap harinya, dari hari senin hingga minggu. Do’a dan amalannya panjang-panjang, tapi semoga saya kuat dan konsisten hingga akhir ramadan. Soalnya setiap tahun saya selalu gagal. Apalagi jika melewati tanggal 10 ramadan, semangatnya mulai kendor.

Baca Buku dan tamat, buku Dari Kak Fathimah

Alhamdulillah, saya mendapat kiriman buku tentang dasar - dasar mengenal agama islam. Buku yang diberikan oleh kak Fathimah, seorang akhwat yang sekarang tinggal di Qum, Iran. Beliau selalu support saya dan gak pernah lelah menjawab dan merangkul pertanyaan saya yan dangkal hingga yang absurd terkait agama islam. Bahka ketika saya mempertanyakan eksistensi Tuhan dan keimanan. Buku yang diberikan beliau adalah buku fisik, subahanllah saya senang luar biasa. Gak nyangka dikirimin 4 buku sekaligus! buku apakah itu?
  • Tauhid For Teens
  • Prophethood for teens
  • Prophetic Leadership For Teens
  • Justice and journey after death, for teens
Lha, kok for teens semua? emang saya masih anak remaja ya? ya! untuk segi pemahaman terkait dasar agama islam saya sekarang emang laksana anak remaja. Lupa semua materi kajian dulu ketika saya masih rajin ikut mentoring. Hal yang dulu begitu kuat saya pahami juga perlahan luntur. Ternyata emang bener ya kalau yang namanya keimanan itu harus selalu disiram dengan tausyiah, kajian dan membaca buku. Tiga hal itu udah lama gak saya lakukan. Jadi, kering sudah gentong pemahaman saya. Maka menjadi hal yang wajar kalau saya kerap stress dan ubudunnya banget!!
Saya berharap setelah membaca buku yang diberikan kak Fathimah, keimanan saya kembali dan Allah mengizinkan saya mendapat kembali hidayah seperti dulu. Bisa merasakan kembali kehadiran Allah di hati dan pikiran saya dan merasakan betapa Allah sangat dekat.
Sebetulnya Allah kan dekat banget dengan kita, lebih dekat dari urat nadi. Tapi yang menjauh sebetulnya bukan Allah, tapi saya. Bolos dzikir dan ngaji 2x aja langsung kerasa perasaan jadi agak jauh dari Allah. Apalagi kalau ditambah shalat gak on time dan tahajud rajin bolos, mantap dah makin jauh deh.

buku karya dimitri mahayana
Terimakasih banyak Teteh Fathimah :)

Bikin Jurnal Mingguan Ramadan

Nulisnya dimana? disini dong, di mamajokaa. Insyallah kalau saya moodnya kuat saya mau nulis jurnal mingguan tentang perkembangan ibadah saya selama Ramadan 2022

Gak bolos lagi ikut zoom kajian

Saya termasuk silent reader di grup whatsapp pengajian dan jarang hadir di kajian zoom. Padahal materinya MasyaAllah banget.

Menghidupkan Malam Lailatul Qadar

Sebagaimana kita semua tahu bahwa, malam Lailatul Qadar (Bahasa Arab: لَیلَةُ القَدر ) atau (malam ketetapan) merupakan malam yang penuh keutamaan. Juga malam dimana Allah swt akan menetapkan takdir, rizki dan ajal manusia selama satu tahun ke depan.
Salah satu keutamaan malam lailatul qadar  adala malam diturunkannya Al-Qur’an dan malam yan dipenuhi berkah,
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul.” (Q.S Al-Dukhan: 3-5)
Juga malam penuh ampunan,
“Barangsiapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadr atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari, An Nasa’i, dan Ahmad)
"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan," (QS al-Qadr ayat 3-4).
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Q.S. Al-Qadr: 1-5).
Semoga saya gak melewatkan keberkahan dan kemuliaan malam lailatul qadar tahun ini. 

Ngajak Kakak Belajar Shaum

Tahun ini kakak lebih semangat dibanding tahun lalu. Bahkan dia mau latihan shaum sebelum ramadan tiba, katanya biar terbiasa, hehe. Tapi yah namanya juga masih anak SD kelas 1, puasanya puasa ayakan, hehe. Tapi gpp, kalau gak dikenalin sejak kecil gak akan terbiasa. Dia lebih excited mau ketemu bulan Ramadan karena pengen ikut keliling nakol bedug shaur, hihi. lagunya udah disiapin sampai kentongan bekas kaleng cat tembok. Terus katanya pengen buka puasa bareng bapak-bapak di masjid ( bareng bapaknya tentu ). Satu hal lagi yag paling dia tunggu dari bulan Ramadan, yaitu lebaran. karena? dapet angpau! wkwkwk. 
Wow, banyak ya rencananya. Sebetulnya 8 poin diatas adalah poin kebiasaan yang seharusnya di hari-hari selain bulan Ramadan juga tetap dliakukan ya. Tapi karena konsistensi adalah kekurangan terbesar saya, maka bulan Ramadan menjadi momen bagi saya untuk kembali memulai konsistensi beribadah.

Persiapan  Menyambut Ramadan 2022


Mumpung masih ada sekitar 23 hari lagi menuju bulan Ramadan nih, saya masih punya waktu untuk mempersiapkan hal-hal sebelum memasuki bulan Ramadan dan menyambutnya, seperti :
  • Bertaubat
  • Meluruskan niat
  • Memaafkan diri sendiri dan mereka yang pernah menyakiti
  • Latihan shaum selama bulan Sya’ban
  • Latihan Shalat tepat waktu
  • Latihan Solat Tahajud
  • Latihan dzikir dan membaca Al-qur’an setelah solat fardhu
  • Sedekah
Sebelum memulai, Bismillah dulu. Semoga Allah melancarkan segala rencana dan bisa lulus bulan Ramadhan tahun ini lalu lahir sebagai pribadi muslim yang baru.

tips menyambut ramadan 2022

Akhir Kata

Saya bukan termasuk muslimah yang 100% religi. Kerudung yang disematkan dikepala saya sudah pernah mengalami babak keraguan berkali-kali sejak pertama kali mengenakannya 23 tahun yang lalu. Perjalanan spiritual saya menuju Tuhan juga mengalami pasang surut. Pemahaman saya terkait hadits dan ayat-ayat suci Al-Qur'an juga masih awam. Tapi satu hal yang saya tahu, hidup saya yang meski kerap di dera ujian bertubi - tubi dan tidak selalu mulus adalah tetap milik Allah. Suatu hari nanti saya harus kembali pulang kepadaNya. 
Apa bekal yang sudah saya siapkan? belum ada sama sekali. Ibadah yang masih gitu-gitu aja tapi berharap bisa bertemu Allah SWT di akhirat kelak, sungguh malu bukan?
Keimanan saya kepada Allah juga selalu turun naik dan terkadang saya juga menyerah dan mengeluh setiap kali Allah memberi ujian. Jadi kalau bicara soal ilmu agama, saya masih nol. Semoga dengan usaha menjemput kembali hidayah dan membuat perencanaan menyambut ramadan 2022, Allah memberi izin saya kembali dekat denganNya dan punya bekal spirit ibadah yang kuat dan konsisten hingga bertemu ramadan tahun depan. Aamin Ya Rabb. 
”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.”
“ ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.
”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.”
“Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)
“Ya Allah, biarkan bulan ini menampakkan diri pada kami dengan keamanan dan keyakinan. Dengan keamanan dan Islam. Wahai Bulan, Tuanmu adalah Allah. Semoga bulan ini membawa petunjuk dan kebaikan."


Sumber sabda Rasul, erfan.ir/indonesian/82919