mamajokaa food blogger bandung

Mengenal Mobil Listrik, Kelebihan dan kekurangannya

kelebihan dan kekurangan mobil listrik


Dunia otomotif semakin berkembang dari masa ke masa yang ditandai dengan munculnya mobil listrik yang merupakan respon dunia otomotif terhadap sumber daya alam yang mulai terbatas sebagai kendaraan alternatif.. Mobil listrik juga merupakan suatu upaya mengurangi polusi udara dan meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil.

Maka tidak heran, jika mobil listrik mulai banyak diproduksi dan digunakan terutama di negara maju dan negara berkembang karena peningkatan jumlah peminat. Namun, apa saja kelebihan dan kekurangan mobil listrik? Yuk baca selanjutnya.

Mobil Listrik Adalah



Dikutip dari Wikipedia, Mobil listrik adalah mobil yang digerakkan sebagian atau seluruhnya oleh energi listrik yang disimpan dalam baterai. Mobil listrik sangat populer pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 lalu berkembang hingga saat ini.

Mobil listrik sangat berkembang di luar negeri bahkan beberapa negara sudah menggunakan mobil listrik secara massal. Sayangnya, perkembangan mobil listrik di Indonesia tidak sepesat di luar negeri mengingat jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbatas di beberapa lokasi di Indonesia.

mobil listrik adalah
Definisi mobil listrik

Cara Kerja Mobil Listrik


Mobil listrik bekerja dengan mekanisme mesin sederhana dengan komponen mesin berfokus mengolah tenaga listrik. Mobil listrik berjalan ketika pedal mobil ditekan dan daya listrik dari baterai traksi dan inverter yang terdapat pada mesin diambil alih oleh controller.

Komponen yang berfungsi sebagai sistem kelistrikan pada mobil listrik adalah inverter. Energi listrik yang dikirimkan oleh inverter disesuaikan dengan kedalaman tekanan pedal dimana motor traksi listrik mengubah energi listrik menjadi energi mekanik yang akan menghasilkan putaran dan mobil bergerak.

Sejarah Mobil Listrik


kelebihan dan kekurangan mobil listrik
Mengenal mobi listrik,, kelebihan dan kekurangannya

Mobil listrik terus berkembang sejak pertama kali kemunculannya pada tahun 1832 dimana seorang pria Inggris yang bernama Robert Anderson mengembangkan mobil roda tiga yang menggunakan baterai listrik sebagai penggeraknya. Anderson ini dianggap sebagai penemu mobil listrik pertama di dunia.

Lalu pada tahun 1885 Karl Benz mengenalkan mobil listrik pertama disusul oleh William Morrison seorang ahli kimia menciptakan mobil listrik dengan daya tampung enam orang berkecepatan 22 km/jam pada tahun 1890.

Mobil listrik semakin berkembang kemudian sejak pada 29 April 1899 ketika Camille Jenatzy seorang pemecah rekor kecepatan dan jarak kendaraan yang saat itu mengendarai mobil listrik berbentuk roket Jamais Contente, dengan kecepatan maksimal 10.588 km/h (6.579 mph).

Lalu pada tahun 1897, mobil listrik mulai dipakai sebagai armada taksi di Amerika Serikat yang dibuat oleh Electric Carriage dan Wagon Company Philadelphia.

New York Times bahkan menyatakan bahwa mobil listrik adalah kendaraan ideal karena lebih bersih, lebih senyap, dan lebih hemat daripada mobil bensin pada tahun 1911.

Pada tahun 1970-an dan 1980 di Amerika, krisis energi menimbulkan munculnya minat masyarakat terhadap mobil listrik. Pada awal 1990-an beberapa pabrikan membuat jenis dan produk mobil listrik meski akhirnya ditarik dari pasaran hingga muncul kembali pada tahun 2000an.

Tesla Motors, sebuah perusahaan otomotif asal California mulai mengembangkan Tesla Roadster pada tahun 2004, dan diluncurkan ke publik pada tahun 2008. Mobil listri terus berkembang sejak saat itu puncaknya pada bulan September 2011, mobil-mobil listrik yang dijual di pasaran mulai bermunculan.

Jenis - Jenis Mobil Listrik


Seiring dengan perkembangannya, kini mobil listrik memiliki empat jenis yang beredar di pasaran, yaitu :

1. Battery Electric Vehicle (BEV)


Mobil listrik jenis BEV adalah mobil listrik yang seluruhnya beroperasi menggunakan listrik serta tidak memiliki mesin pembakaran (ICE) sehingga tidak menghasilkan emisi karbon.

2. Hybrid Electric Vehicle (HEV)


Hybrid Electric Vehicle (HEV) adalah jenis mobil listrik hybrid yang bekerja dengan dua sistem yaitu mesin pembakaran (ICE). Pengisian baterai mobil listrik jenis Hybrid Electric Vehicle (HEV) tidak dapat dilakukan karena untuk mengisi baterai mengandalkan energi listrik yang dihasilkan oleh gerakan roda, putaran mesin, dan pengereman. selain itu, pada mobil listrik HEV juga tidak terdapat lubang port eksternal untuk charge baterai.

3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)


Mobil listrik jenis PHEV ini juga merupakan mobil hybrid sama dengan HEV namun baterainya dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal. Sehingga, PHEV dapat berjalan dengan dua mode, yaitu all-electric mode dan hybrid mode.

4. Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)


Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) adalah mobil listrik dengan nol emisi karbon yang menggunakan teknologi fuel-cell dimana teknologi ini mampu mengubah energi kimia menjadi energi listrik.

jenis-jenis mobil listrik
Jenis - jenis mobil listrik

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik di Indonesia


Sama halnya dengan kendaraan konvensional, mobil listrik juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal ini dapat menjadi pertimbangan anda ketika memutuskan untuk membeli jenis kendaraan ramah lingkungan yang satu ini.

Apa kelebihan mobil listrik? 


1. Perawatan Lebih Mudah

Merawat mobil listrik lebih mudah dibandingkan merawat mobil konvensional karena mobil listrik tidak memiliki komponen yang membutuhkan perawatan tinggi seperti radiator, busi, oli, dan lain sebagainya. Anda hanya perlu memeriksa dan merawat komponen-komponen penggerak seperti kampas rem dan lainnya.

2. Suara Halus dan Tidak Bising

Dikarenakan tidak menggunakan bahan bakar minyak, mobil listrik bergerak lebih halus dan tidak mengeluarkan suara bising dari mesin ataupun knalpot.

3. Berkendara Lebih Aman

Umumnya, mobil listrik sudah dilengkapi dengan Intelligent Transport System (ITS) yang merupakan sebuah sistem pemutus aliran listrik otomatis jika terjadi kecelakaan. Selain itu, mobil listrik juga dilengkapi dengan Airbags serta mobil listrik sudah melewati proses uji tipe, seperti uji ketahanan mobil, uji tahan air dan api, serta uji vibrasi dan guncangan sebelum dipasarkan.

4. Ramah Lingkungan

Mobil listrik adalah mobil ramah lingkungan yang tidak menghasilkan emisi gas buang sehingga benar adanya jika mobil listrik merupakan sebuah upaya dalam mengatasi pemanasan global.

Kekurangan Mobil Listrik


1. Harga Mobil Listrik dan Baterai Relatif Mahal

Dengan kemajuan dan inovasi teknologi otomotif yang dimilikinya, hal ini menyebabkan mahalnya harga mobil listrik di pasaran. Begitu pula dengan harga baterai yang juga relatif mahal dimana baterai memiliki garansi 8 tahun atau sekitar 160 ribu kilometer.

2. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Terbatas

Berbeda dengan kondisi di negara maju, di Indonesia sendiri Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) masih terbatas. Hal ini tentu menjadi hambatan tersendiri.

3. Membutuhkan Waktu Charging  Lebih Lama

Lamanya durasi charging baterai mobil listrik umumnya memakan waktu 1 hingga 2 jam hingga penuh. Dengan demikian dibutuhkan waktu lebih untuk charging baterai mobil listrik dan memastikan baterai sudah terisi sebelum digunakan. Jangan sampai baterai habis ketika akan digunakan untuk keberangkatan mendadak.

kelebihan dan kekurangan mobil listrik
Kelebihan mobil listrik

kekurangan mobil listrik
Kekurangan mobil listrik

Kesimpulan


Mobil listrik yang menggunakan tenaga listrik, merupakan solusi alternatif dalam mengatasi pemanasan global akibat gas rumah kaca dari asap kendaraan mobil konvensional. Beberapa produsen mobil listrik mulai hadir di Indonesia dan menawarkan mobil listrik dengan berbagai harga dan fitur yang berbeda.

Semoga artikel ini bermanfaat, terlebih bagi anda yang sedang mempertimbangkan memiliki mobil listrik dengan cara membayar tunai atau cicilan berjangka namun masih ragu memilih mobil listrik jenis apa.

Posting Komentar