mamajokaa food blogger bandung

Nakamaya Ramen Cibiru : Ramen Creamy "Endolita" di Bandung Timur


Nakamaya Ramen Cibiru

Begitu baca kata RAMEN, saya hanya memikirkan satu produk, yaitu Indomie Tori Miso! Yes, saya suka sekali dengan produk Indomie yang satu ini, kuah ramen yang creamy, gurih dan sedikit pedas ditambah aroma seaweed yang khas. Apalagi jatah mie instan saya hanya seminggu sekali, jadi, kesempatan menikmati Indomie Tori Miso tentu gak saya lewatkan ya, hihihi.

Meski saya sangat menyukai Indomie Tori Miso, tentu saja saya juga penasaran dengan ramen miso asli Jepang tuh seperti apa. Sayangnya, belum rezekinya mengunjungi Jepang nih, jadi saya nyoba Ramen miso di beberapa restoran jepang atau coffee shop yang punya menu ramen.

Sayangnya saya kecewa berkali-kali karena ramen miso yang saya rasakan memiliki kesamaan yang sama, kuah bening dan rasa kurang nyaman di lidah. Duhh generasi micin sih ya, hahaha.

Untungnya, sudah hadir nih restoran ramen di Bandung Timur yang menyediakan variasi menu ramen dengan kuah creamy! Waah saya gak expect se-enak sih ini karena saya kira, ya sama aja kali dengan restoran ramen - ramen lainnya, ternyata gak dong!

Yuk, kepo lebih lanjut tentang ramen di Nakamaya Ramen Cibiru.

Lokasi Strategis, Gampang Dicari!


Nakamaya Ramen Cibiru, ramen creamy terenak di Bandung Timur
Nakamaya Ramen Cibiru, ramen creamy terenak di Bandung Timur


Berlokasi di Jl. AH. Nasution No.399, Cipadung Kidul, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Nakamaya Ramen ini posisinya sangat strategis.

Buat kita yang tinggal di area Bandung Timur, hadirnya Nakamaya ini jadi angin segar banget. Jujur, tempat ini langsung jadi pilihan favorit keluarga kami selain Shifu Ramen, Sensei Ramen, atau Udin Ramen yang sudah sering kami datangi (tinggal Kage Ramen nih yang belum sempat mampir).

Lokasinya persis di pinggir jalan raya besar, jadi aksesnya gampang banget ditemukan bahkan kalau kamu baru pertama kali ke daerah sini. Poin plus lainnya adalah area parkirnya yang cukup luas. Kalau kamu bawa mobil bareng keluarga atau bawa motor bareng geng nongkrong, gak perlu pusing mikirin parkir yang sempit atau harus parkir di bahu jalan.

Japanese Vibe Nakamaya Ramen, Minimalis, Bersih, dan Adem


Nah, soal tempat, Nakamaya Ramen ini punya konsep yang cukup unik. Tempatnya full indoor, jadi nggak ada area outdoor yang bikin kita kena debu jalanan AH Nasution yang terkenal sibuk itu.

Begitu masuk, kita akan disambut dengan desain interior minimalis modern ala Jepang yang didominasi unsur kayu dan warna-warna hangat. Dilengkapi lampion yang menghias langit-langit dan poster - poster animasi Jepang yang khas. Japanese Vibe-nya kerasa banget.

Pilihan area makannya juga variatif banget, jadi bisa disesuaikan sama kebutuhan atau mood.

Nakamaya Ramen Cibiru memiliki tiga zona dining yang berbeda, pertama, ada area dining reguler dengan set meja kursi standar untuk tamu yang pengen makan dengan posisi duduk tegak dan nggak mau ribet lepas alas kaki.

Kedua, area lesehan yang bikin vibes ala Jepangnya makin berasa dan lebih santai buat kumpul keluarga. Nah, yang jadi primadona jelas ruangan ber-AC-nya, ruangan ini bener-bener jadi "penyelamat" buat ngumpet dari teriknya cuaca Cibiru sambil menikmati kuah ramen yang panas. Tapi perlu diingat ya, fasilitas AC ini biasanya dinyalakan di jam-jam tertentu saja, jadi pastikan kamu dapet timing yang pas supaya pengalaman makan kamu makin maksimal dan tetap adem!

Selain itu, plus-nya nih, Nakamaya Ramen juga menyediakan arena playround looh. Asyik kan? Jadi kalau mom makan ramen di sini beserta keluarga yang ofkors ada anak-anak,  pastinya betah ya. 

Secara keseluruhan, area dining luas dan gak pengap karena langit-langit tinggi. Lantai bersih, dan berminyak dan meja dining mengkilap karena setelah pengunjung usai menyantap ramen di sini, auto dibersihkan oleh petugas kebersihan yang mostly pegawainya adalah Gen Z yang ramah dan cekatan.

Susana di dalam Nakamaya Ramen Cibiru
Susana di dalam Nakamaya Ramen Cibiru


Service area (Kitchen) Nakamaya Ramen Cibiru
Service area (Kitchen) Nakamaya Ramen Cibiru


ramen lesehan di bandung timur
Ramen lesehan di Bandung Timur, Area lesehan dan meja standar Nakamaya Ramen Cibiru


Menu yang Bikin "Generasi Micin" Sujud Syukur


Begitu masuk dining room, anak saya auto memilih area lesehan. Ofkors karena mereka suka selonjoran dan gak bisa diem, hehe.

Untuk memesan menu, kita bisa scan barcode yang terdapat di atas meja dalam bentuk stiker, atau pesan langsung di meja kasir. Saya memilih pesan langsung melalui buku menu di meja kasir, karena menu dari scan barcode tulisannya kecil amat sangat, hehe.

Begitu saya buka buku menunya, pandangan saya langsung terkunci ke varian Miso Ramen. Karena ekspektasi saya sudah tinggi gara-gara Indomie Tori Miso, saya berharap banyak di sini.

Jadi, kami pesan dua Ramen Kari dan dua Ramen Miso, dua gelas es teh manis dan dua botol mineral.

Excited dengan seperti apa Ramen miso-nya Namakaya, saya menunggu dengan sabar begitu juga anak-anak. Pesanan pun datang kurang dari 10 menit! Waahh mantap ya.

Seperti penyajian ramen pada umumnya, ramen di Nakamaya Ramen juga di sajikan dalam mangkok hitam khusus ramen yang kerap disebut Menbachi, mangkok ramen yang bentuknya melebar di bagian atas (seperti corong atau kerucut terbalik).

Wah saya udah gak sabar nih mencicipi kuahnya dan ternyata, luar biasa! Ini ramen Miso terbaik yang saya pernah saya coba.

Seruputan pertama terasa... BOOM! Rasanya beneran creamy dan gurih banget! Ini dia yang selama ini saya cari. Rasa gurihnya itu "tebal" di lidah, tapi nggak bikin enek. Tambahkan sedikit chili oil maka akan terasa hint pedas tipis-tipis yang bikin rasanya makin seimbang.

Mie-nya sendiri punya tekstur yang pas, nggak lembek dan punya kekenyalan yang pas saat dikunyah. Toppingnya? Jangan ditanya. Potongan daging sapi berbentuk kotak yang juicy, telurnya juga dimasak dengan teknik ajitsuke tamago yang sempurna, kuningnya masih agak creamy di dalam.

Dilengkapi lembaran seaweed dan potongan daun bawang, menambah rich Ramen Miso Nakamaya yang saking richnya, kuahnya saya habiskan bahkan hingga tetesan terakhir, hehe.

Porsinya pas, gak bikin berasa kurang atau bikin kekenyangan. Yang bikin jadi full di perut cuman satu sih, saya habiskan sisa kari ramen anak-anak saya karena porsinya bagi mereka terlalu banyak, hahaha.

Noted banget nih buat Nakamaya, sediakan juga porsi untuk anak ya jadi gak mubazir nih kalau males bawa pulang sisa ramen.

Wah, beneran deh, ekspektasi saya terlampaui. Ternyata ada ya ramen beneran yang rasanya bisa memuaskan lidah penggemar berat Tori Miso instan kayak saya, tapi dengan versi yang lebih sehat dan premium.

Varian Menu Nakamaya Ramen Cibiru


Kepo dengan varian menu di Nakamaya Ramen Cibiru, berikut menu apa aja yang tersedia di Nakamaya Ramen Cibiru : 
  • Dry Ramen (Ramen versi tanpa kuah)
  • Pan-Fried
  • Dim Sum Small Plates
  • Beverages
  • Add-On
  • Mala Ramen
  • Kari Ramen
  • Shoyu Ramen
  • Miso Ramen

Untuk lebih lengkapnya, bisa cek link menu Nakamaya Ramen di sini atau scan barcode digambar ya. Jadi, Nakamaya tuh gak hanya menyediakan ramen creamy favorit saya, tapi juga cemilan khas je-jepangan lainnya seperti siomay, dimsum, yoza , katsu hingga chicken karaage, egg roll dan enoki.

Varian ramen nya juga lengkap, gak hanya Miso yang creamy tapi juga kari (yang terasa Indonesia banget), Mala (ramen pedas semua) dan Shoyu ramen buat yang suka kuah ramen rasa Shoyu.

Kekurangannya hanya satu sih, toppingnya gak seramai ramen di shifu, hehe. Kalau mau paling menambah menu add-on.

Variab ramen di Nakamaya Ramen Cibiru
Variab ramen di Nakamaya Ramen Cibiru


Scan barcode menu lengkap di Namakaya Ramen Cibiru
Scan barcode menu lengkap di Namakaya Ramen Cibiru


Harga yang Ramah di Kantong


Satu hal yang sering bikin malas makan ramen di resto adalah harganya yang kadang "ajaib" buat dompet tapi gak sebanding dengan rasa karena ekspektasi saya pribadi.

Tapi di Nakamaya Ramen, harganya menurut saya sangat affordable. Dengan kualitas rasa yang sebanding dengan ramen-ramen populer di mall besar, harga di sini jauh lebih ramah di kantong mahasiswa maupun keluarga yang mau makan enak di tanggal tua.

Mulai dari Rp 12.000 untuk Dry Ramen (ramen versi mie goreng tanpa kuah), kita bisa menikmati varian ramen lainnya di Nakamaya Ramen.

Pelayanannya juga patut diacungi jempol. Mas-mas dan mbak-mbaknya ramah dan gercep banget. Pesanan saya nggak nunggu terlalu lama sampai akhirnya mendarat di meja.


Menu ramen di Nakamaya Ramen Cibiru
Menu ramen di Nakamaya Ramen Cibiru

Keliru Memahami Berakhir Gagal Ekspektasi


Ternyata eh ternyata, kekecewaan saya nyobain ramen miso di beberapa restoran ramen adalah karena ketidaktahuan.

Wah, maksudnya gimana? Jadi, saya kan selalu pesen ramen miso nih karena si Indomie udah jadi standar ramen saya, ternyata Miso dan Tori Miso itu beda!

Apa sih bedanya Miso Ramen biasa sama Tori Miso? Jadi, 'Tori' itu artinya ayam. Bedanya berasa banget di kuahnya! Kalau Tori Miso, mereka pakai kaldu ayam yang direbus sampai sari-sarinya keluar semua, makanya teksturnya bisa jadi creamy dan milky gitu. Pas ketemu sama pasta Miso yang gurih, beuh... rasanya jadi kaya banget tapi tetep 'ringan' di tenggorokan, nggak bikin eneg kayak kaldu yang terlalu berlemak.

Sementara, Miso, adalah ramen yang bumbu utamanya adalah Miso (pasta fermentasi kedelai). Kaldu dasarnya bisa macam-macam, bisa pakai tulang sapi, tulang babi (Tonkotsu), atau bahkan kaldu sayuran. Di Jepang, istilah "Miso Ramen" yang paling standar sering kali dikaitkan dengan kaldu tulang babi yang sangat berlemak.

Secara tradisional, kebanyakan ramen miso aslinya memang cenderung bening atau jernih (Assari), terutama kalau kita bicara soal sejarahnya di daerah Sapporo zaman dulu.

Jadi ramen itu punya dua aliran besar, ada aliran Assari yang kuahnya bening dan ringan, biasanya buat yang suka rasa yang 'bersih'. Terus ada aliran Kotteri yang kuahnya kental, creamy, dan penuh dosa alias gurih banget!

Nah, masalahnya selama ini saya seringnya terdampar di resto yang alirannya Assari, padahal jiwa micin saya ini menjerit pengennya yang Kotteri! Untungnya, Nakamaya Ramen ini paham banget selera penganut ramen Kotteri. Mereka menyajikan tipe yang rich dan creamy, jadi pas di sruput tuh rasanya beneran 'nempel' di lidah, bukan cuma lewat doang.

Next artikel kita bahas deh ya soal per-ramen-nan, hehe.

Intinya, kekecewaan saya gak mendasar sih ya karena ketidaktahuan sebetulnya , jadi restoran ramen yang nyediain ramen miso bening, ya gak salah. Tapi sekarang jadi tahu ya, next kalau mau nyobain ramen miso, better tanya dulu, kuahnya creamy gak, aman kan?

Kesimpulan: Bikin Nagih dan Wajib Coba!


Buat warga Bandung Timur yang masih sering merasa "kurang cocok" sama ramen yang kuahnya bening-bening aja, Nakamaya Ramen Cibiru adalah jawaban dari doa-doa kita. Tempatnya nyaman (ber-AC di jam tertentu!), lokasinya mudah dicari, dan yang terpenting, rasa kuah creamy-nya beneran bikin jatuh cinta pada seruputan pertama.

Daripada penasaran dan cuma bisa ngebayangin dari tulisan saya, mending langsung aja meluncur ke sana. Ajak teman atau keluarga, karena makan enak itu memang paling pas kalau ramai-ramai!


Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar